Atambua, 21 Januari 2025 – Dalam rangka memperkuat pengawasan wilayah perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua berkolaborasi dengan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat melalui kegiatan Apel Danpos yang digelar di wilayah perbatasan. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat kerja sama antarinstansi demi menjaga keamanan dan kedaulatan negara.
Kepala Kantor Imigrasi Atambua, Indra Maulana Dimyati, yang diwakili oleh Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Tikomkim), Reza Riansyah Abdullah, dan Kepala Sub Seksi Lalu Lintas Keimigrasian, Abraham Jordan Ow, hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat, Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho. Selanjutnya, pemaparan tugas dan fungsi keimigrasian dilakukan oleh Reza dan Abraham, mencakup aspek pelayanan, pengawasan, dan penindakan keimigrasian. Diskusi interaktif melalui sesi tanya jawab turut menjadi bagian penting dari kegiatan ini, memberikan ruang untuk berbagi wawasan dan menyelesaikan berbagai tantangan di lapangan.
Reza Riansyah Abdullah juga menyoroti pentingnya kerjasama dan koordinasi yang konsisten antara Imigrasi dan Satgas Pamtas Sektor Barat di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Napan. Menurutnya, kerjasama imigrasi dan satgas pamtas di PLBN ini tidak hanya memastikan kelancaran arus lalu lintas orang di perbatasan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam upaya pengawasan orang asing dan menjaga keamanan negara. “PLBN Napan adalah salah satu pintu masuk strategis yang memegang peranan penting dalam menjaga kedaulatan negara. Kerjasama yang terjalin erat antara imigrasi dan satgas pamtas sektor barat selama ini, menjadi bukti komitmen bersama untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat perbatasan sekaligus memastikan pengawasan perbatasan yang optimal dan maksimal,” ujar Reza.
Sebagai penutup, Satgas Pamtas RI-RDTL memberikan plakat penghargaan kepada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin. Kedua institusi pun menegaskan komitmen bersama untuk terus bersinergi menjaga wilayah perbatasan negara.

